Masalah-masalah yang di Hadapi oleh Tanah Air Kita Indonesia

 

Masalah demi masalah terus saja belakangan terjadi di Indonesia , dengan timbulnya masalah ini orang yang bertempat tinggal di wilayah Indonesia mengalami kesulitan dalam kehidupannya. Diantaranya, sekarang masih banyak anak-anak bangsa yang mengalami gizi buruk (kurang gizi) dan menderita kelaparan.makin banyaknya rakyat miskin di daerah perkotaan tidak bisa minum air bersih, bahkan mereka tidak bisa mendapatkan air bersih itu untuk keperluan sehari-harinya. Mereka harus rela berjalan jauh untuk dapat air dan menggunakannya sehemat mungkin.

Bagi kita terutama bagi Negara-negara yang berada di kawasan Asia Pasifik yang lamban dalam pencapaian tujuan kesetaraan hidup. Untuk menyelesaikan separuh waktu yang tersisa dalam target pencapaian itu, pemerintah telah menetapkan waktu yang telah ditentukan sampai pada tahun 2015 mendatang, semuanya harus sudah tercapai. Kita (Negara-negara yang ada di kawasan Asia Pasifik) hanya punya waktu tinggal 7 tahun untuk membebaskan setidaknya 196 juta orang dari garis kemiskinan, 23 juta lebih anak-anak bangsa yang mengalami kelaparan dan menderita gizi buruk serta menghindarkan kematian dini (kematian dibawah usia 5 tahun) sekitar satu juta lebih balita, dengan ini mengakibatkan semakin bertambahnya angka kematian di Indonesia.

Persoalan lain yang juga mendapat perhatian khusus adalah buruknya sanita dan kelangkaan air bersih (terutama di daerah perkotaan), ini menjadi pemicu terhadap tetap tingginya angka kemiskinan yang ada di Indonesia. Kerusakan lingkungan akibat bencana dan perubahan iklim juga dapat dinilai sebagai salah satu faktor yang mempengaruhi kelambanan untuk pencapaian kesetaraan hidup.

Walaupun secara umum Indonesia dinilai mengalami kemajuan dalam upaya penanggulangan kemiskinan, namun tetap ada titik-titik kritis yang menyebabkan Indonesia masih dinilai memiliki potensi di jalur yang tetap dalam pencapaian tujuan kesetaraan hidup tersebut.

Titik-titik kritis tersebut adalah masih tingginya angka balita dengan berat badan dibawah normal. Indonesiadinilai gagal dalam menghentikan peningkatan anak-anak balita yang kurang makan (kelaparan) dan gizi buruk. Kondisi ini tentu mengkhawatirkan karena kekurangan gizi dan kelaparan ini akan berdampak pada menurunnya tingkat kecerdasan mereka pada usia selanjutnya. Padahal anak-anak adalah generasi penentu Indonesia di masa yang akan datang.

Catatan kritis lainnya adalah kegagalan Indonesia dalam mendekatkan rakyat terhadap akses air bersih. Ini membuktikan bahwa privatisasi (yang ditetapkan dalam UU No. 7 Tahun 2004 tentang sumber daya air) bukan merupakan jawaban atas upaya pemenuhan air bersih, bahkan telah menjadi pemicu terjauhkannya rakyat miskin terhadap air bersih. Hasil dari terjauhkan air bersih dari rakyat miskin adalah buruknya sistem sanitasi yang akan menimbulkan berjangkitnya penyakit menular dan bisa menyebabkan kematian.

Permasalahan lainnya ada pada pembabatan hutan di Indonesia yang menimbulkan meningkatnya pemanasan muka bumi, ini juga dianggap sebagai penghambat upaya pencapaian tujuan. Ini berarti ada kegagalan dalam kebijakan pengelolaan lingkungan dan sumber daya alam.

Berdasarkan situasi tersebut, maka Pemerintah Indonesia belum memiliki komitmen yang kuat dalam menempatkan tujuan sebagai panduan penanggulangan kemiskinan. Pemerintah bahkan tetap percaya bahwa panduan pembangunan yang diberikan oleh lembaga keuangan Internasional, sebagai pilihan kebijakan penanggulangan kemiskinan. Telah terbukti bahwa kebijakan yang telah diberikan oleh lembaga keuangan Internasional malah menjerumuskan Indonesia dalam kemelaratan.

Oleh karena itu, demi menghentikan proses kemiskinan yang trjadi di Indonesia , maka pemerintah Indonesia untuk mengakhiri kebijakan-kebijakan yang makin memiskinkan rakyat Indonesia . Dan, pemerintah Indonesia bersama DPR-RI juga harus menyusun APBN yang mengabdikan seluruh pembiayaan untuk penanggulangan kemiskinan. Semua upaya tersebut juga harus dibarengi dengan strategi pembiayaan pembangunan yang tidak tergantung pada utang luar negeri.

Berbagai Permasalahan Ekonomi yang di Hadapi Indonesia

Berbagai masalah ekonomi yang dihadapi oleh pemerintah Indonesia sudah ada sejak dahulu, namun jenis dan karakternya selalu berubah. Permasalahan tersebut mencapai puncaknya pada saat terjadi Krisis Ekonomi yang diikuti oleh krisis-krisis lain. Berbagai permasalahan yang dihadapi oleh pemerintah antara lain :

  1. Korupsi

sudah menjadi budaya bagi sebagian masyarakat Indonesia. Besarnya pungutan tidak resmi yang dilakukan oleh para pejabat telah menimbulkan ekonomi biaya tinggi.

2.  Kemiskinan

menciptakan generasi yang lemah dengan tingkat produktivitas rendah. Tingginya angka kemiskinan merupakan beban bagi pemerintah juga akan mengganggu pembangunan ekonomi.

3. K eterbelakangan Indonesia

merupakan Negara berkembang dengan tingkat penguasaan teknologi yang kalah jika disbanding Negara lain. Selain itu juga memiliki kedisiplinan, keterampilan, serta pendidikan formal yang rendah.

4.  Pengangguran.

Terbatasnya lapangan kerja mengakibatkan terjadinya pengangguran. Pengangguran timbul karena adanya ketimpangan antara jumlah angkatan kerja dan lapangan kerja.

5.  Pemerataan Pendapatan

Hasil-hasil pembangunan yang kurang merata dirasakan oleh masyarakat Indonesia. Hal ini merupakan salah satu permasalahan yang dapat menhhambat kepercayaan. Tingginya pendapatan Nasional yang diperoleh suatu Negara belum menunjukkan kemakmuran yang diterima oleh Negara tersebut.

6.  Penerimaan Negara

Pemerintah membutuhkan dana segar untuk melaksanakan pembangunan dan menyelenggarakan pemerintahan. Pemerintah terus berusaha untuk lebih mengoptimalkan penerimaan dalam negeri.

7.  Standar Hidup dan Produktivitas yang Rendah

Standar hidup sebagian besar penduduk Indonesia sangat rendah, Rendahnya produktivitas bersumber dari lemahnya kekuatan dan kesehatan fisik para pekerja yang merupakan akibat dari rendahnya pendapatan.

8.  Konflik Sosial dan Ancaman Disintegrasi Bangsa

Konflik social dan ancaman disintegrasi bangsa pada dasarnya bukan permasalahan ekonomi, Namun permasalahan tersebut secara langsung memengaruhi perekonomian.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: