Bagaimana Membenahi Hukum Ekonomi di Indonesia ( Agar Investor Asing mau Menanamkan Modalnya )

Sebelum saya menjelaskan bagaimana membenahi hukum ekonomi di Indonesia, terlebih dahulu saya akan menerangkan hakekat dari hukum ekonomi itu sendiri. Dalam hal ini, Hukum Ekonomi dapat didefinisikan sebagai suatu hubungan sebab akibat atau pertalian peristiwa ekonomi yang saling berhubungan satu dengan yang lain dalam kehidupan ekonomi sehari-hari dalam masyarakat. Atau juga, Hukum ekonomi adalah suatu hubungan sebab akibat atau pertalian peristiwa ekonomi yang saling berhubungan satu dengan yang lain dalam kehidupan ekonomi sehari-hari dalam masyarakat.  

Selain itu Hukum ekonomi lahir disebabkan oleh semakin pesatnya pertumbuhan dan perkembangan perekonomian. Hukum ekonomi lahir disebabkan oleh semakin pesatnya pertumbuhan dan perkembangan perekonomian. Diseluruh dunia hukum berfungsi untuk mengatur dan membatasi kegiatan-kegiatan ekonomi, dengan harapan pembangunan perekonomian tidak mengabaikan hak-hak dan kepentingan masyarakat.

Membicarakan mengenai hukum, bagaimana dengan kondisi dan perkembangan hukum ekonomi di Indonesia sekarang ini? Bila dilihat dari segi perundang-undangan Negara Republik Indonesia sudah tidak diragukan lagi bangsa Indonesia memiliki beragam hukum yang mengatur semuanya, tapi bagaimana bila dilihat dari segi masyarakat? Tak jarang masyarakat mengetahui secara pasti tentang keseluruhan hukum ekonomi di Indonesia sehingga cukup sulit untuk membenahi hukum ekonomi di Indonesia yang disebabkannya banyaknya masyarakat awam yang belum memahami secara jelas dari hukum-hukum tersebut. Kebanyakan masyarakat hanya memilih bungkam dalam masalah hukum ekonomi di Indonesia. Hal tersebut dapat di sebabkan karena tidak paham, tidak peduli bahkan di bohongi akan kebenaran yang sesungguhnya.

Sejauh mata memandang perekonomian Indonesia masih ada ketimpangan antar masyarakatnya, misalnya kita ambil sampel kota Jakarta, diantaranya gedung-gedung tinggi yang mencakar langit ternyata masih banyak yang tinggal di tinggal dan tidur beratap langit secara langsung. Banyak yang menggunakan mobil mewah namun masih ada yang menggunakan angkutan umum sambil berdesak-desakan bahkan ada saat kita bisa naik tapi sulit untuk turun dari angkutan umum tersebut karena terlalu sesak dan sampai sulit bergerak. Banyak yang bisa bersekolah dengan mudah, mendapat buku pelajaran dan seragam sekolah dengan mudah, namun banyak juga yang tidak dapat bersekolah, ya karena faktor ekonomi tersebut, mereka tidak mampu memenuhi kebutuhan sekolahnya karena tidak memiliki uang yang cukup untuk memebiaya makan sehari-hari, sungguh sangat miris melihatnya.

Menurut saya ada sesuatu kesalahan dalam mengelola sektor perekonomian ini, seperti yang telah disebutkan diatas, ada beberapa penunjang untuk memajukan ekonomi di suatu negara tingkat lapangan kerja harus di perluas agar dapat memperbesar pendapatan per kapita. Pendidikan juga sangat berpengaruh dalam perekonomian saat lapangan kerja semakin sempit, dengan pendidikan yang telah di dapat, mereka bisa mengembangkan inovasi mereka dalam memgembangkan lapangan pekerjaan. Faktor-faktor penunjang ini saling berkaitan ya, antara kesehatan, kemajuan teknologi juga sangat berpengauh terhadap tingkat lapangan kerja, dan pendidikan. Sektor perekonomian ini harus diatur dengan undang-undang perekonomian di suatu negara agar tidak tercipta sebuah “benang kusut” yang dapat mencemari bangsa.

Aneh, kemana hukum-hukum ekonomi tersebut berada? Mengapa masih banyak masyarakat yang mengalami penipuan dan miskomunikasi ? Seakan semuanya tidak pernah ada, tapi sebenarnya hukum ekonomi di negara kita ada, tapi karena kurangnya pengetahuan, rasa waspada, dan peduli terhadap hukum itu sendiri maka hukum ekonomi tidak pernah terasa dan terjangkau bagi kita semua.

Bagaimana membenahi hukum ekonomi Indonesia yang sudah carut marut ini? menurut saya, hukum harus ditegakkan. Jika terbukti ada pihak yang terbukti melakukan korupsi atau menyalahkan undang-undang ekonomi harus ditindak tegas, tidak pandang bulu apakah jabatan orang tersebut. Jangan sampai kasus-kasus korupsi ini ditutupi degan tirai kebohongan. Jika terus tertutup tirai kebohongan maka bangsa ini juga akan berkembang dengan kebohongan yang bisa menyengsarakan rakyatnya, rakyat miskin semakin miskin dan bukan tidak mungkin banyak tindak kriminal yang akan terjadi.

Pemerintah juga seharusnya peduli akan pertumbuhan ekonomi di Indonesia, pemerataan pembangunan di segala lini, dan juga lapangan kerja baru yang saat ini sangat dibutuhkan, mengingat jumlah angka pengangguran di Indonesia saat ini masih tinggi. Kemudian memberikan pendidikan dini untuk generasi muda yang nantinya akan memimpin negeri ini. Pendidikan formal perekonomian, budi pekerti dan agaman harus diimbangi agar tercipta generasi pemimpin yang memilih “jalan lurus” dalam melaksanakan perekonomian Indonesia.

Sebenarnya Indonesia surga bagi para investor” itulah kata-kata yang sering didengungkan oleh pengamat ekonomi. Jargon ini bukannya tak berdasar. Dengan jumlah pendududuk terbanyak ke lima di dunia dan tingginya budaya konsumerisme membuat Indonesia sangat cocok untuk memasarkan berbagai macam produk ataupun jasa. Untuk menciptakan produk dan jasa guna memenuhi kebutuhan masyarkat Indonesia, dibutuhkan dana yang tidaklah sedikit. Disinilah peran para investor untuk menutupi kebutuhan dana tersebut. Penanaman modal asing memberikan banyak hal positif dalam perekonomian suatu negara. Untuk di Indonesia sendiri, dampak positif dari adanya penanaman modal asing lebih tersasa pada zaman Orde Baru.

       Investasi asing dewasa saat ini tidak hanya memasuki sektor swasta saja, sekarang sektor-sektor BUMN telah dirasuki oleh investor asing. Hal ini memiliki dampak positif dan negative.

       Manfaat kegiatan Penanaman Modal Asing adalah :

  • Masuknya modal baru untuk pembangunan
  • Menambah devisa negara
  • Berdirinya perusahaan-perusahaan baru sehingga adanya pemasukan bagi negara berupa pajak penghasilan
  • Penyerapan tenaga kerja
  • Berpengalaman di bidang teknologi
  • Manajemen yang baik
  • Berpengalaman dalam perdagangan internasional (ekspor-impor)
  • Menciptakan permintaan produk dalam negeri sebagai bahan baku
  • Permintaan terhadap Fluktuasi bunga bank dan valas
  • Memberikan perlindungan politik dan keamanan wilayah

      Kerugian dari kegiatan penanaman modal asing adalah :

  • Perusahaan asing yang dikelola oleh pihak asing, maka kebijakan manajemennya sesuai dengan operasional perusahaan asing
  • Manajemen keuangan perusahaan asing bersifat tertutup, sehingga perusahaan tidak dapat diketahui sehat atau tidak
  • SDA yang dikelola asing dengan hak dan kewajiban sebagaimana diatur undang-undang, sering menimbulkan dampak lingkungan dan sosial dimana perusahaan baru tersebut akan didirikan
  • Bagi hasil (Product Sharing) tidak sebanding dengan kerusakan yang timbul dan harus ditanggung oleh pemerintah atau masyarakat itu sendiri.
  • Perusahaan asing mencari keuntungan yang sebesar-besarnya dan keuntungannya dibawa ke negaranya
  • Diskriminasi pendapatan antara pegawai asing dan pegawai lokal 
  • Manajemen produksi sulit untuk diawasi terutama dalam perkembangannya
  • Perusahaan asing akan menguasai pasar lokal, sehingga dikhawatirkan produk dalam negeri tidak mampu bersaing dengan produk asing dan kehilangan pasar lokal

        Minat investasi asing di Indonesia sekarang ini masih terbilang cukup tanggi. Hal ini senada dengan statemen.Namun sering dijumpai beberapa kendala dalam pelaksanaan penanaman modal asing di Indonesia diantaranya adalah banyaknya praktik korupsi yang terjadi di Indonesia, tidak adanya kepastian hukum dll. Maka dari itu, bantuan dari masyarakat juga perlu turut serta dalam membangun Indonesia ke arah yang lebih baik. Dan semoga dengan adanya campur tangan kepala pemerintahan (presiden) dapat berguna bagi seluruh masyarakat agar masyarakat tidak merasa di rugikan kembali atas penyimpangan-penyimpangan hukum yang dilakukan oleh oknum-oknum pemerintah yang tak bertanggung jawab. Sehingga pembenahan hukum ekonomi di Indonesia dapat lebih mudah dan berjalan lancar.

daftar referensi :

http://id.wikipedia.org

http://www.bappenas.go.id/blog/?p=97

http://carapedia.com/penanaman_modal_asing_thn_1967_info1174.html

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: